Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Kita sama Kita satu

Akhir akhir ini marak pemberitaan tentang tindakan  bullying , baik dilakukan kalangan remaja maupun anak dibawah umur. Penanaman sikap yang toleransi yang menjadi sasaran utama karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, yang jarang sekali anak sekarang diperhatikan dengan sebaik baiknya, seharusnya sebagai orang tua hendaknya kita coba jadi sahabat atau teman bagi anak. Dengan begitu anak bisa dengan leluasa bercerita apa masalah yang dialami, apa yang dirasakan saat itu, jadi kalo toh anak itu cerita dia telah menyakiti orang lain. Jangan langsung dimarahi itu akan membuat dia semakin menjadi jadi, alangkan baiknya di beri nasihat, di beri penjelasan kalo perbuatan itu kagak baik. Lama kelamaan dia akan mengerti apa yang dilakukan selama ini salah. Mungkin itu sebab kecil yang sering membuat persatuan negeri ini goyah, intoleransi yang sangat melekat pada diri seseorang. Tak mau menerima perbedaan antara golongan satu dengan lainnya. Teringat sebuah syair p...

Sajak Keabsurd-an

KOPI DAN EARPHONE   Satu dengan dengan dua Garpu dengan sendok Buku dengan bolpoin  Aku dengan kamu Itulah satuan yang tak terpisah Saling membutuhkan demi kelangsungan  Menyatu dalam kegunaan  Membuat yang lain iri Layaknya kopi dan earphone Mereka tak bisa disatukan Tapi demi kenikmatan hakiki Rintangan air panas diarungi Akhirnya terbayar sudah Pengorbanan akan kesatuan  Kini mereka disatukan oleh ruang dan waktu Dalam meheningan sesaat Ulfatul Khabibah  Sukoharjo, 201117

Gokilologi Alam

Pernahkan kalian terbesit akan persahabatan seekor semut dan cecak? Wah pastinya kagaklah, orang aneh aja yang nanya kayak gituan Tapi emang ada realitas nya kalo cecak dan semut itu berteman. Kemaren aku pernah mergokin mereka sedang saling berpijat pihatan ria, cecak awalnya tak mau tapi apalah daya cecak takut kalo semut menggelitikin kakinya. Cecak memijit di daerah pundak semut, ternyata pundak semut dengan perutnya menyatu. Cecak jadi bingung apa yang harus dia lakukan, akhirnya dia memutuskan untuk memijit di daerah perut sang sahabat yang di olesi balsem. Tak terduga ternyata semut sedang mengandung, sebagai sahabat sang cecak syok tak tertolong akan peristiwa yang melanda sahabat karib nya itu. Dengan ekspresi Memberanikan diri tuk bertanya siapakah yang telah mengisi nya. Alhasil semut tertawa ngakak, sedang cecak bingung setengah mati. Lalu semut menjelasin kepada cecak bahwasanya itu ulah sahabatnya sendiri. Ternyata peristiwa tersebut di akibatkan karena minggu la...